10 Jenis Arduino Sensor

91

Kali ini saya akan menjabarkan beberapa jenis arduino sensor yang sering digunakan oleh para makers dan hobbiest untuk membangun project yang inovatif. Oleh karena itu, mari kita simak satu per satu.

Table Of Contents

Temperature dan kelembaban

jenis arduino sensor dht11 DHT11 adalah langkah awal untuk anda yang baru mulai mempelajari jenis arduino sensor. Dengan harga yang sangat murah Anda dapat mengukur temperature dan kelembaban udara. Sensor ini menggunakan prinsip kerja kelembaban kapasitif dan thermistor untuk mengukur kondisi udara di lingkungan sekitar dan mengeluarkan signal digital pada pin data. DHT11 ini sangat mudah digunakan, namun membutuhkan timing yang tepat dalam pengambilan data karena ada keterbatasan kemampuannya mengambil data. Kekurangan yang terdapat pada sensor ini adalah dibutuhkannya waktu 2 detik untuk setiap pengambilan data.

Sensor ini memiliki kakak seperguruan :), yaitu DHT22 yang memiliki tingkat keakurasian yang lebih baik dan rentang pengukuran temperature yang lebih tinggi, namun memiliki harga yang sedikit lebih mahal.

Untuk praktek cara menggunakan sensor ini Anda dapat membaca artikel ini.

Ultrasonic Sensor

jenis arduino sensor ultrasonic HC-SR04 adalah jenis arduino sensor Ultrasonic untuk mengukur jarak yang sering digunakan oleh pemula. Sensor ini adalah jenis arduino sensor yang digunakan untuk mendeteksi jarak dari ujung sensor menuju objek dihadapannya dengan menggunakan gelombang ultrasonic (sonar). Sensor ini sangat ideal untuk proyek robotik yang mengharuskan robot bergerak untuk menghindari objek dengan cara mendeteksi seberapa dekat dengan rintangan yang ada di dekatnya,. Dengan begitu Anda dapat memprogrammnya agar tidak terjadi benturan.

HC-SR04 menggunakan sonar ultrasonic non-kontak untuk mengukur jarak sensor menuju objek. Sensor ini terdiri dari dua pemancar ultrasonik (seperti pada speaker suara), yang satu berfungsi sebagai pemancar, dan yang lainnya sebagai penerima. Pemancar mengeluarkan suara ultrasonik berfrekuensi tinggi, yang dapat memantul dari benda padat di dekatnya, setelah itu penerima akan menyerap setiap suara gema yang kembali menuju sensor. Gema ini kemudian di proses oleh sirkuit kontrol untuk menghitung perbedaan waktu antara sinyal yang di kirim dan di terima. Perbedaan waktu tempuh suara ini selanjutnya dapat digunakan dengan menggunakan persamaan matematika sederhana, untuk menghitung jarak antara sensor dan objek.

Contoh penggunaan dan coding dapat di lihat disini.

Sensor Cahaya

jenis arduino sensor photoresistor Modul sensor cahaya dilengkapi dengan LDR (Light Dependent Resistor). LDR ini memiliki resistensi variabel yang berubah-ubah bergantung pada intensitas cahaya yang jatuh di atasnya. Hal ini memungkinkan sensor untuk mengukur intensitas cahaya di sekitar lingkungannya.

Pada kondisi pencahayaan gelap, resistansi sensor sangatlah tinggi, terkadang dapat mencapai 1MΩ, akan tetapi, ketika sensor LDR terkena cahaya, resistansi akan turun secara dramatis, bahkan hingga beberapa ohm, tergantung pada intensitas cahaya. LDR memiliki sensitivitas yang bervariasi berdasarkan panjang gelombang cahaya, selain itu sensor ini pun merupakan perangkat non-linier.

Sensor suara

jenis arduino sensor suaraSensor suara adalah board kecil yang menggabungkan mikrofon (50Hz-10kHz) dan beberapa sirkuit pemprosesan untuk mengubah gelombang suara menjadi sinyal listrik.

Sinyal listrik ini dialirkan kepada LM393 High Precision Comparator untuk mengubahnya menjadi digital yang tersedia pada pin OUT.

Modul ini memiliki potensiometer untuk menyesuaikan sensitivitas keluaran sinyal . Anda dapat menetapkan threshold dengan menggunakan potensiometer; Sehingga ketika amplitudo suara melebihi nilai threshold, maka, modul akan menghasilkan sinyal yang rendah. Namun, jika pada kondisi sebaliknya modul tersebut akan menghasilkan sinyal yang tinggi.

Sensor kelembaban tanah

jenis arduino sensor soil moisture Cara kerja sensor kelembaban tanah cukup sederhana. Probe yang berada pada bagian luar memiliki bentuk seperti garpu dengan dua konduktor terbuka, yang bertindak sebagai variable resistor (seperti potensiometer) yang memiliki resistansi bervariasi sesuai dengan kadar air di dalam tanah.

Nilai resistansi ini berbanding terbalik dengan kelembaban tanah:

  • Semakin banyak air di dalam tanah berarti memiliki konduktivitas yang lebih baik, sehingga akan menghasilkan resistensi yang lebih rendah.
  • Semakin sedikit air di dalam tanah berarti memiliki konduktivitas yang buruk, sehingga akan menghasilkan resistensi yang lebih tinggi.

Sensor akan menghasilkan tegangan output sesuai dengan hambatan, sehingga kita dapat menentukan tingkat kelembaban tanah tersebut.

PIR Sensor Pendeteksi Gerakan

jenis arduino sensor PIR Sensor PIR (Passive Infrared) ini sangat ideal untuk mendeteksi pergerakan. Pada dasarnya, sensor ini mengukur cahaya inframerah dari objek yang masuk dalam jangkauan “penglihatannya”.

Sehingga, sensor ini dapat mendeteksi pergerakan berdasarkan perubahan cahaya inframerah di lingkungan sekitarnya. Sensor ini sangat ideal digunakan untuk mendeteksi apakah ada orang yang bergerak masuk atau keluar dari jangkauan sensor tersebut.

Sensor Pendeteksi Gas

Sensor pendeteksi gas ini sensitif terhadap gas yang mudah terbakar seperti LPG, Butane, Propana, Metana, Alkohol dan Hidrogen. Resistensi sensor akan berbeda bergantung pada jenis gas di lingkungan sekitarnya.

jenis arduino sensor gas Sensor ini memiliki potensiometer internal yang memungkinkan Anda untuk menyesuaikan batas threshold digital sensor (D0). 

Tegangan yang dihasilkan sensor akan berubah sesuai dengan kadar asap / gas yang ada di atmosfer. Selanjutnya sensor akan mengeluarkan tegangan yang sebanding dengan konsentrasi asap / gas.

Dengan kata lain, hubungan antara tegangan dan konsentrasi gas adalah sebagai berikut:

  • Semakin besar konsentrasi gas, semakin besar tegangan output
  • Semakin rendah konsentrasi gas, semakin rendah tegangan output

Output dapat berupa sinyal analog (A0) yang dapat dibaca oleh input analog Arduino atau output digital (D0) yang dapat dibaca dengan input digital Arduino.

Sensor Pendeteksi Hujan

jenis arduino sensor hujanCara kerja sensor ini cukup mudah. Permukaan sensor yang memiliki rangkaian sirkuit tembaga bertindak sebagai variable resistor (sama seperti prinsip kerja potensiometer) dimana resistansi akan bervariasi berdasarkan jumlah air yang berada pada permukaan.

Resistansi ini berbanding terbalik dengan jumlah air pada permukaan sensor:

  • Semakin banyak air di permukaan berarti memiliki konduktivitas yang lebih baik, sehingga menghasilkan resistensi yang lebih rendah.
  • Semakin sedikit air di permukaan berarti memiliki konduktivitas yang buruk, sehingga menghasilkan resistensi yang lebih tinggi.

Jenis Arduino sensor ini menghasilkan tegangan output sesuai dengan hambatan yang di ukur sehingga kita dapat menentukan apakah cuaca di luar ruangan hujan atau tidak.

Line Tracking Sensor

jenis sensor arduino line tracking Sensor Line tracking adalah jenis sensor inframerah yang dipantulkan, sensor ini biasa digunakan pada robot untuk mengikuti garis tertentu dan di pasang pada bagian bawah chasiss robot. Sensor ini bekerja dengan cara mendeteksi cahaya pantulan yang berasal dari LED inframerah yang berasal dari dirinya sendiri, lalu, dengan mengukur jumlah cahaya inframerah yang dipantulkan itu, sensor ini dapat mendeteksi transisi dari cahaya terang ke gelap (sesuai dengan jalur garis yang ditentukan).

Sensor Kemiringan

Sensor kemiringan memungkinkan untuk mendeteksi orientasi atau kemiringan perangkat Anda. Sehingga sensor ini dapat mendeteksi apakah perangkat tersebut benar-benar dalam kondisi tegak atau ada sedikit kemiringan.

jenis arduino sensor tilt Fungsi tersebut sangat berguna untuk digunakan, misalnya, pada mainan, robot dan peralatan lain yang kerjanya bergantung pada kemiringan.

Cara kerja sensor ini adalah:

  • Ketika sensor benar-benar tegak, bola di dalam sensor akan jatuh ke bagian bawah sensor dan menghubungkannya kepada kutub elektronik, sehingga, memungkinkan di lewati aliran arus listrik.
  • Namun, ketika sensor dalam keadaan miring, bola tersebut tidak akan menyentuh kutub, sehingga menyebabkan open circuit, dan arus tidak dapat mengalir.

Dengan cara ini, sensor tersebut berfungsi seperti sakelar yang dihidupkan atau dimatikan tergantung pada kemiringannya. Sehingga, hal tersebut akan memberikan informasi digital kepada Arduino, baik dalam keadaan sinyal yang tinggi ataupun rendah.

Kesimpulan

Jenis Arduino sensor yang dipaparkan pada artikel ini hanya ada 10 jenis, namun anda dapat menemui masih banyak lagi sensor yang kompatibel dengan Arduino. Setelah membaca semua jenis arduino sensor di atas (,saya sarankan anda untuk membeli paket starter kit arduino dari marketplace pilihan anda, seperti pada link tokopedia ini jika anda belum memiliki Arduino. Namun, jika anda sudah memilikinya anda dapat memilih seller lain yang hanya menjual paket Arduino sensor.

Jika Anda tertarik membuat project Arduino dan keluarganya. Anda dapat melihat referensi untuk membuat IoT sistem manajemen sampah dengan menggunakan cloud firebase database untuk menyimpan data.

Selain itu, project menarik lainnya pun bisa Anda kombinasikannya dengan Raspberry Pi sehingga dapat membuat IoT Dashboard dengan memanfaatkan Grafana Open source untuk memonitor temperature dan humidity. Tampilan Grafana tampak lebih professional, mudah digunakan dan sangat flexible

Tunggu apa lagi, ayo membangun proyek yang menarik dan inovatif bersama Arduino.

Artikel rekomendasi:

Apa itu nodemcu? Jenis IoT Board yang murah dan populer
Python Data Visualisasi dengan Seaborn
Mendeteksi Object Dengan Tensorflow
IoT D
engan Python dan Raspberry Pi
Mendeteksi Object Dengan Raspberry Pi

error: Konten ini di proteksi. Anda dapat menyalin ulang melalui ketik manual. Terima Kasih

Tutorial Python dan IoT

Silahkan berkunjung ke youtube channel ini