Mengukur jarak dengan ultrasonic sensor

89

Pada tutorial kali ini kita akan di bahas bagaimana sensor ultrasonic bekerja, dan digunakan pada Arduino Board untuk mengukur jarak dengan sensor tersebut.

Sensor ultrasonic memancarkan suara pada 40 kHz melalui media udara. Jika ada suatu obyek yang menghalangi jalur nya, maka gelombang suara ini akan terpantul dan kembali kepada modul sensor tersebut. Dengan mengetahui waktu dan kecepatan udara, maka kita dapat menghitung jarak antara letak sensor dan benda di depan nya.

Jenis Ultrasonic sensor

Kali ini saya akan membahas mengenai ultrasonic sensor dan model yang telah saya gunakan, diantaranya:
1. HC-SR04
2. US - 015
3. JSN-Sr04t
Perbandingan antara ketiga sensor diatas dapat di lihat pada tabel di bawah ini:

mengukur jarak dengan ultrasonic sensor
[Mengukur jarak] Perbandingan Spesifikasi Ultrasonik Sensor

Komponen dan skema

Komponen-komponen yang digunakan:
1. Arduino Uno
2. Ultrasonic Sensor
3. Breadboard
4. Kabel Jumper

Ke empat modul ultrasonic tersebut memiliki 4 pin, yaitu: Ground, Vcc, Trig dan Echo. Pin Ground dan Vcc pada modul sensor dikoneksikan pada pin Ground dan 5 Volts pin Arduino, sedangkan Trig dan Echo dipasangkan dengan pin I/O manapun pada Arduino.

mengukur jarak dengan ultrasonic sensor
Skema koneksi ultrasonic dan arduino

Source Code

#include <Ultrasonic.h>
 ///////////Anda dapat mengubah nomer pin berdasarkan preferensi///////////
Ultrasonic ultrasonic(11, 12); /// Ini adalah nomer pin (Trigger, Echo) yang terpasang pada arduino

void setup() {
  Serial.begin(9600);
}

void loop() {
  Serial.print("Jarak dalam cm: ");
  Serial.println(ultrasonic.distanceRead());
  delay(1000);
}

Code di atas menggunakan library Ultrasonic yang dapat di akses melalui:
Ultrasonic Library
Dengan mengunakan library ini, coding yang panjang untuk mendefinisikan pengukuran jarak ultrasonic menjadi singkat. Library tersebut dapat digunakan untuk ketiga jenis sensor yang ada di atas.

Pada tutorial ini anda telah dapat mengukur jarak dengan menggunakan ultrasonic sensor. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda jika ingin mengaplikasikan sensor ini pada project-project yang lebih kreatif.

Terima kasih telah membaca tutorial dari saya, selalu stay tuned pada halaman utama web ini agar anda dapat melihat tutorial-tutorial lain lainnya. A Bientot!!!


Muhammad Zacky Asy'ari
Saya seorang Engineer dan Tech Entrepreneur. Memiliki ketertarikan dalam bidang Internet of Things, data acquisition, data analytics dan visualization, machine learning, software testing, serta web design dan development.
Silahkan telusuri blog ini dengan senang hati :).

Terbaru

Copyright since @ 2020
error: Konten ini di proteksi. Anda dapat menyalin ulang melalui ketik manual. Terima Kasih
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram